oleh

TNI, POLRI Bersama Elemen Warga Ngliman Dan Intansi Lainnya,  Evakuasi Orang Jatuh Ke Jurang

-HANKAM-84 views

Nganjuk,. Sawahan- Seorang pencari burung bernama Mulyono, petani, islam yang beralamat Rt, 04 Rw, 02 Desa Ngliman Kec. Sawahan dievakuasi oleh Team Gabungan dan Warga Ngliman, Sabtu (30/11/2019) petang. Evakuasi dilakukan lantaran Mulyono terpeleset di jurang pani yang letaknya diatas wisata air terjun sedudo dalam kawasan gunung wilis.

Kanit Intel Aiptu Gofur yang didampingi oleh Kanit Serse Aipda Hadi P., dan Kspk Aiptu Suhardi Polsek Sawahan, mengatakan sebelum insiden tersebut terjadi, korban karena kekurang hati hati an terperosok kedalam jurang saat mencari burung. Petugas memperoleh keterangan ini berdasarkan laporan saudara Purnanto sebagai perangkat/jogoboyo desa Ngliman ke Polsek Sawahan, Melaporkan bahwa korban An. Mulyono bersama dengan ketiga temannya yang bernama Parjianto, Hengky dan Darminto pada hari sabtu tanggal 30 November 2019 sekira jam. 01.30 Wib. Berangkat ke Puncak Gunung Ngliman untuk mencari burung. Setelah beberapa dalam perjalanan sekira jam 06.30 Wib. mereka berempat beristirahat 50 meter sebelum jurang Pani tempat terperosoknya korban, untuk makan dan minum bekal yang dibawa masing-masing. Kemudian saudara Mulyono berjalan ke arah timur menuju jurang Pani dimungkinkan karena kurangnya hati hati serta tanah yang licin tiba tiba korban jatuh terperosok, yang kedalaman sekitar 300 meter.

Berdasarkan laporan tersebut yang tercantum dalam Laporan Polisi K/LP/12/XI/2019/POLSEK, Tanggal 30 November 2019, maka Kapolsek Sawahan AKP SIRAN memerintahkan anggotanya untuk menolong serta mengevakuasi korban. Akhirnya korban berhasil dievakuasi sekitar jam 18.00 Wib kegiatan ini memakan waktu yang lama sekitar 8 jam dikarenakan tkp jauh, jalan naik turun serta cuaca hujan. Saat diketemukan korban mengalami luka robek 3cm pada kepala bagian atas, bagian belakang 2cm, memar,lecet dan patah pada pangkal paha kiri, lecet pada perut, lecet lutut kanan. Berdasarkan keterangan saksi saksi keluarga korban meminta untuk tidak diadakan otopsi dalam, dengan membuat surat pernyataan bahwa keluarga udah iklas dengan kejadian ini.

Komentar

News Feed