oleh

Babinsa Kintelan Koramil 0815/04 Puri Bantu Petani Pengairan Lahan Jagung

-PERTANIAN-92 views

Mojokerto, – Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto Serda Yudi Setiyanto, turun langsung mendampingi dan membantu petani mengairi lahan yang ditanami jagung di Dusun Brangkal Wetan, Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (20/08/2019).

Pengairan lahan seluas 0,8 hektar, milik Shokib, anggota Poktan Marsudi Mulyo II, yang ditanami jagung varietas BISI-226 berumur dua bulan tersebut, dilakukan petani dengan menggunakan mesin diesel pompa air dan dibantu Babinsa setempat, Serda Yudi Setiyanto.

Serda Yudi Setiyanto, mengungkapkan, pengairan lahan tanaman jagung sangat dibutuhkan pada awal pertumbuhan, ketika tumbuh kembang, saat berbunga, ketika pengisian biji dan masa pematangan. “Namun pengairan lahan tanaman jagung ini disesuaikan dengan kondisi lahan. Biasanya jagung ini ditanam di areal perkebunan dan persawahan,” ungkapnya.

Masih kata Serda Yudi Setiyanto, pengairan lahan tanaman jagung yang ditanam di areal persawahan lebih mudah, caranya tinggal mengalirkan air ke parit yang dibuat di sela-sela bedengan. “Setelah air menggenang dan meresap ke bedengan yang ditanami jagung selanjutnya alirkan air ke parit yang ada pada bedengan berikutnya,” terangnya.

“Sementara diareal perkebunan, rata-rata memanfaatkan air hujan, namun untuk mencukupi kebutuhan pengairan, rata-rata petani membuat sumur bor di areal perkebunan, demikian pula yang di areal persawahan,” imbuhnya.

Masih di wilayah Koramil 0815/04 Puri, kegiatan pendampingan juga dilakukan di Dusun Belahan, Desa Brayung. Di areal seluas 0,6 hektar yang ditanami varietas jagung BISI 226 berumur dua minggu, milik Yoyok, anggota Poktan Sari Mulyo, dilakukan pemupukan tanaman menggunakan jenis pupuk urea dan phonska dengan didampingi Babinsa setempat, Kopda Rahadi Santoso.

Pada kesempatan berbeda, Danramil 0815/04 Puri, Kapten Arh Supriyono, mengungkapkan, aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan upaya khusus ketahanan pangan guna membantu petani meningkatkan produktivitas pangan khususnya jagung di wilayah tugas masing-masing.

“Turunnya Babinsa ke lapangan, selain untuk memotivasi para petani, juga diharapkan dapat mengetahui kendala dan hambatan yang dihadapi petani sehingga mampu membantu mencarikan solusi untuk mengatasi,” pungkas mantan Pasiter Kodim 0815 Mojokerto. (Aji)

Komentar

News Feed